Sebaiknya Pedagang Terdaftar di UMKM

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Penjual kue kering menjelang hari raya idul fitri mulai meningkat. Bahkan, jika biasanya penjual kue kering hanya didapat di swalayan, saat ini dipinggir jalan juga terdapat penjual kue kering yang menjadi khas hari raya tersebut. Meski jumlah penjualnya cukup banyak, nyatanya Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Menengah Kecil (DiskopUMKM) Pekanbaru belum mengetahui jumah mereka.

‘’Sampai saat ini kita tidak mengetahui jumlah penjual maupun pembuat kue kering di Pekanbaru. Pasalnya, selain dari mereka yang memang sudah biasa membuat kue kering, ada juga pembuat kue kering ‘dadakan’ atau mandiri. Jadi mereka itu tidak terdaftar di kita,’’ terang Sekretaris DiskopUMKM Pekanbaru, Ardiansyah saat dihubungi Riau Pos.

Disebut Ardiansyah, memang tidak ada kewajiban untuk mereka mendaftarkan diri sebagai UMKM atau koperasi. Pasalnya, tidak ada paksaan agar mereka terdaftar sebagai UMKM yang berusaha di Pekanbaru.

Hanya saja, saat ini konsumen khususnya masyarakat Pekanbaru sudah mulai kritis untuk membeli satu produk. Misalnya, jika tidak mencantum izin usaha maupun komposisi produk membuat masyarakat akan urung membeli produk kue tersebut. Untuk mendapatkan hal tersebut, setidaknya harus terdaftar di UKMK melalui IUMKM yang sudah diatur.

‘’Silakan saja menjual produk mereka. Tapi untuk lebih kedepan itu mungkin sulit untuk menjualnya. Masyarakat sudah sangat kritis terutama untuk membeli produk yang tidak tercantum izin atau komposisi produk tersebut secara resmi,’’ jelasnya lagi.

Meski terkesan hal tersebut wajib, namun Ardiansyah menyatakan semua kembali kepada pembuat kue kering. Kebanyakan yang mandiri tersebut memiliki pangsa pasar sendiri dengan relasi yang mereka miliki.

Artinya, penjualan tersebut hanya berdasarkan kepecayaan saja. Namun untuk mereka yang pembuat kue dadakan itu kondisi saat ini sulit untuk memperdagangkannya jika konsumen tidak mempercayai produk itu.

Karena kondisi tersebut, Ardiansyah mendorong penggerak UMKM untuk mendaftarkan diri ke IUMKM. Selain untuk mempermudah dalam hal pemasaran, jika terdaftar juga bisa mendorong produk lebih besar kedepan. Terutama dalam kondisi MEA yang sudah didepan mata dimana akan banyak ritel dari luar negeri yang berada di Kota Pekanbaru.

‘’Mereka memang memberikan peluang untuk pedagang berjualan produk tersebut. Tapi mereka tentu punya standar yang tinggi dan salah satunya adalah terdaftar di IUMKM. Takutnya nanti, jika mereka tidak terdaftar akan kalah saing dengan produk luar lainnya. Jangan sampai jadi tamu dirumah sendiri,’’ pesannya.(gem)

(link: http://www.riaupos.co/119599-berita-sebaiknya-pedagang-terdaftar-di-umkm.html#ixzz4DnTPNBnP)